segment
Discipleship Logo Discipleship.id
upcoming Tidak Ada Notifikasi Baru Klik tombol di bawah untuk melihat notifikasi sebelumnya. Lihat Semua Notifikasi - Ucapan
upcoming Tidak Ada Notifikasi Baru Klik tombol di bawah untuk melihat notifikasi sebelumnya. Lihat Semua Notifikasi - Journal
upcoming Tidak Ada Notifikasi Baru Klik tombol di bawah untuk melihat notifikasi sebelumnya. Lihat Semua Notifikasi - Devotion
upcoming Tidak Ada Notifikasi Baru Klik tombol di bawah untuk melihat notifikasi sebelumnya. Lihat Semua Notifikasi - Meeting
notifications
Saat Teduh
Senin, 18 Maret 2024

Mengikis Sikap Iri Hati dan Dengki

M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus: Matius 20:1-15

Bacalah seluruh ayat-ayat ini sampai Anda dapat memahami isi dari perumpamaan yang disampaikan oleh Yesus.

M2 - Merenungkan Firman Kristus:

  • Perhatikanlah ayat 1-7, renungkanlah untuk kelima jenis orang yang diajaknya bekerja di kebun anggur ini, apakah mereka semua sebenarnya menerima kebaikan tuan rumah yang mau mempekerjakan mereka dan memberi upah uang kepada mereka ?
  • Bacalah baik-baik ayat 8-10, bayangkanlah suasana hati yang penuh iri dan kedengkian pada pekerja yang sudah diajaknya bekerja sejak pagi-pagi benar.
  • Bacalah baik-baik ayat 11-15, dan renungkanlah kebenaran dari perkataan tuan rumah ini tentang haknya untuk membuat aturan kerja sendiri dan cermatilah bahwa iri hati & kedengkian dapat menghilangkan rasa Syukur dan terima kasih karena hari itu bisa memperoleh uang karena ada dermawan yang mau mempekerjakan mereka.

M3 – Melakukan Firman Kristus:

Ambillah waktu sejenak dan renungkanlah keberadaan Anda selama ini, apakah seringkali belakangan Anda jadi lebih suka cenderung menggerutu dan mengeluh atas “ketidakadilan” karena merasa tidak mendapatkan apresiasi dan imbalan yang pantas atas semua jerih payah pelayanan Anda ?

M4 – Membagikan Firman Kristus:

Bagikanlah “apa yang dikatakan” Firman Tuhan kepada Anda

20:1 `Adapun hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang tuan rumah yang pagi-pagi benar keluar mencari pekerja-pekerja untuk kebun anggurnya. 20:2 Setelah ia sepakat dengan pekerja-pekerja itu mengenai upah sedinar sehari, ia menyuruh mereka ke kebun anggurnya. 20:3 Kira-kira pukul sembilan pagi ia keluar pula dan dilihatnya ada lagi orang-orang lain menganggur di pasar. 20:4 Katanya kepada mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku dan apa yang pantas akan kuberikan kepadamu. Dan merekapun pergi. 20:5 Kira-kira pukul dua belas dan pukul tiga petang ia keluar pula dan melakukan sama seperti tadi. 20:6 Kira-kira pukul lima petang ia keluar lagi dan mendapati orang-orang lain pula, lalu katanya kepada mereka: Mengapa kamu menganggur saja di sini sepanjang hari? 20:7 Kata mereka kepadanya: Karena tidak ada orang mengupah kami. Katanya kepada mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku. 20:8 Ketika hari malam tuan itu berkata kepada mandurnya: Panggillah pekerja-pekerja itu dan bayarkan upah mereka, mulai dengan mereka yang masuk terakhir hingga mereka yang masuk terdahulu. 20:9 Maka datanglah mereka yang mulai bekerja kira-kira pukul lima dan mereka menerima masing-masing satu dinar. 20:10 Kemudian datanglah mereka yang masuk terdahulu, sangkanya akan mendapat lebih banyak, tetapi merekapun menerima masing-masing satu dinar juga. 20:11 Ketika mereka menerimanya, mereka bersungut-sungut kepada tuan itu, 20:12 katanya: Mereka yang masuk terakhir ini hanya bekerja satu jam dan engkau menyamakan mereka dengan kami yang sehari suntuk bekerja berat dan menanggung panas terik matahari. 20:13 Tetapi tuan itu menjawab seorang dari mereka: Saudara, aku tidak berlaku tidak adil terhadap engkau. Bukankah kita telah sepakat sedinar sehari? 20:14 Ambillah bagianmu dan pergilah; aku mau memberikan kepada orang yang masuk terakhir ini sama seperti kepadamu. 20:15 Tidakkah aku bebas mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati?
tips_and_updatesUtama auto_storiesJurnal qr_code_scannerQR history_eduSaat Teduh eventJadwal