M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus: Mazmur 42
Bacalah sampai Anda memahami maksudnya.
M2 - Merenungkan Firman Kristus:
- Apakah yang bacaan Firman Tuhan mau “katakan” kepada saya ?
- Apakah ada dosa/kesalahan/kelalaian saya dari bacaan Firman Tuhan hari ini ?
- Apakah ada petunjuk/perintah yang harus saya lakukan hari ini dari bacaan Firman Tuhan hari ini ?
- Apakah ada janji dari bacaan Firman Tuhan hari ini bagi masalah yang sedang saya hadapi ?
M3 – Melakukan Firman Kristus:
Lakukanlah apa yang Tuhan taruh di hati Anda melalui FirmanNya.
M4 – Membagikan Firman Kristus:
Bagikanlah “apa yang dikatakan” Firman Tuhan kepada Anda
42:1
Untuk pemimpin biduan. Nyanyian pengajaran bani Korah. (42-2) Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah.
42:2
(42-3) Jiwaku haus kepada Allah, kepada Allah yang hidup. Bilakah aku boleh datang melihat Allah?
42:3
(42-4) Air mataku menjadi makananku siang dan malam, karena sepanjang hari orang berkata kepadaku: `Di mana Allahmu?`
42:4
(42-5) Inilah yang hendak kuingat, sementara jiwaku gundah-gulana; bagaimana aku berjalan maju dalam kepadatan manusia, mendahului mereka melangkah ke rumah Allah dengan suara sorak-sorai dan nyanyian syukur, dalam keramaian orang-orang yang mengadakan perayaan.
42:5
(42-6) Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!
42:6
(42-7) Jiwaku tertekan dalam diriku, sebab itu aku teringat kepada-Mu dari tanah sungai Yordan dan pegunungan Hermon, dari gunung Mizar.
42:7
(42-8) Samudera raya berpanggil-panggilan dengan deru air terjun-Mu; segala gelora dan gelombang-Mu bergulung melingkupi aku.
42:8
(42-9) TUHAN memerintahkan kasih setia-Nya pada siang hari, dan pada malam hari aku menyanyikan nyanyian, suatu doa kepada Allah kehidupanku.
42:9
(42-10) Aku berkata kepada Allah, gunung batuku: `Mengapa Engkau melupakan aku? Mengapa aku harus hidup berkabung di bawah impitan musuh?`
42:10
(42-11) Seperti tikaman maut ke dalam tulangku lawanku mencela aku, sambil berkata kepadaku sepanjang hari: `Di mana Allahmu?`
42:11
(42-12) Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!